Pencarian

GO-BLOG

Bacalah, Karena Membaca Menambah Pengetahuan

Senin, 17 Oktober 2011

Dasar Aproksimasi

Dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak pernah lepas dari kegiatan membilang dan mengukur. Sedangkan dalam matematika kedua istilah tersebut memiliki makna yag berlainan. Oleh karena itu, untuk memperluaswawasan kita dalam masalah ini berikut akan disajikan materinya.
Demikian pentingnya pengukuran dalam kehidupan sehari-hari, baik itu menggunakan alat ukur konvensional dalam pengukuran maupun alat ukur modern dengan menggunakan sistem digital yang dapat digunakan secara otomatis dan mempunyai ketelitian yang sangat tinggi. Seteliti apapun dalam suatu pengukuran hasilnya tetap merupakan suatu pendekatan dengan ukuran sebenarnya. Oleh karena itu, artikel ini akan sangat membantu untuk memahami aturan pembulatan dalam suatu pangukuran dan bagaimana cara perhitungannya.

Definisi Membilang dan mengukur

Dalam matematika istilah mengukur dan membilang ini memiliki pengertian yang berbeda. Mengukur adalah membandingkan sesuatu yang diukur dengan besaran sejenis yang ditetapkan sebagai satuan atau suatu kegiatan atau proses mengidentifikasi dan mengumpulkan fakta/data, kemudian membandingkan fakta tersebut terhadap suatu parameter atau ukuran tertentu dengan tujuan tertentu. Contohnya: pengukuran panjang, luas, masa, waktu dll. Sedangkan membilang atau menghitung merupakan sesuatu yang pasti (Eksak). Contoh : banyak siswa di satu sekolah, suatu produk yang dihasilkan, dll.

Lalu apa yang dimaksud dengan Aproksimasi itu?

Aproksimasi adalah pembulatan nilai terhadap hasil pengukuran dan tidak berlaku untuk hal yang sifatnya eksak (seperti hasil membilang/menghitung).

A. Cara-cara pembulatan hasil pengukuran

1. Pembulatan ke satuan ukuran terdekat

Aturan :
Jika ada suatu bilangan yang angka berikutnya lebih dari atau sama dengan 5 (> 5), maka angka di depannya ditambah satu. Dan jika angka berikutnya kurang dari 5 (< 5), maka angka ini akan dihilangkan dan angka di depannya tetap.
Contoh : a. 3,5381 gram (bulatkan ke perseratusan gram terdekat)
b. 145,14 m (bulatkan ke persepuluhan meter terdekat)
Jawab : a. 3,54 gram b. 145,1 m

2. Pembulatan ke banyaknya angka desimal

Tujuan pembulatan ini untuk mempermudah dalam perhitungan.
Contoh :
Bulatkan hasil pengukuran 43,127539 gram sampai dengan : a. Lima tempat desimal b. Dua tempat desimal
Jawab : a. 43,12754 gram b. 43,13 gram

3. Pembulatan ke banyaknya angka penting (signifikan)

Aturan:
Angka penting : Semua angka bukan nol adalah penting, dan angka nol adalah penting kecuali angka nol yang berada di depan angka bukan nol pada bilangan desimal kurang dari 1.
Misal: 453,098 (ada 6 angka penting)
0,02010 (ada 4 angka penting)
Contoh
Bulatkan bilangan berikut hingga tiga angka penting: a. 0,017368 m b. 123,72 detik
Jawab : a. 0,0174 m b. 124 detik

B. Kesalahan Pengukuran

Definisi Kesalahan adalah selisih antara ukuran sebenarnya dengan ukuran yang diperoleh dari hasil pengukuran.
Jenis-jenis kesalahan pengukuran
> Salah Mutlak
Salah mutlak = 1/2 x Satuan ukuran terkecil
>Batas atas hasil pengukuran
Batas atas = hasil pengukuran + salah mutlak
>Batas bawah hasil pengukuran
Batas bawah = hasil pengukuran – salah mutlak
Contoh :
Diketahui hasil pengukuran:
a. 12 kg b. 5,9 m c. 6,17 l
Tentukanlah: i). Satuan ukuran terkecil
ii). Salah mutlak hasil pengukuran
iii) Batas atas dan batas bawah hasil pengukuran

Jawab :
a. i). Satuan ukuran terkecil =1 kg
ii). Salah mutlak = ½ (1 kg) = 0,5 kg
iii). Batas atas = 12 + 0,5 = 12,5 kg dan Batas bawah = 12 – 0,5 = 11,5 kg
b. i). Satuan ukuran terkecil =0,1 m
ii). Salah mutlak = ½ (0,1 m) = 0,05 kg
iii). Batas atas = 5,9 + 0,05 = 5,95m dan Batas bawah = 5,9 – 0,05 = 5,85 m
c. i). Satuan ukuran terkecil =0,01 l
ii). Salah mutlak = ½ (0,01 l) = 0,005 l
iii). Batas atas = 6,17 + 0,005 = 6,175 l dan Batas bawah = 6,17 – 0,005 = 6,165 l

>Salah Relatif
Salah Relatif = salah mutlak / hasil pengukuran
Persentase kesalahan
Persentase Kesalahan = salah relatif x 100 %

Contoh :
Tentukan salah relatif dan persentase kesalahan hasil pengukuran 3,4 mm!

Jawab :
Satuan ukuran terkecilnya = 0,1 mm
Salah mutlak = 1/2 x 0,1 = 0,05 mm
Salah relatif = 0,05/3,4 = 0,0147
Persentase kesalahan = 0,0147 x 100% = 1,47 %

>Toleransi Pengukuran
Toleransi dalam pengukuran merupakan selisih antara pengukuran terbesar dengan pengukuran terkecil yang dapat diterima.

Contoh :
Suatu benda memiliki massa (17 + 0,8) gr. Berapakah toleransinya?

Jawab :
Batas atas pengukuran = 17 + 0,8 = 17,8 gr
Batas bawah pengukuran = 17 – 0,8 = 16,2 gr
Maka toleransinya = 17,8 – 16,2 = 3,6 gr

C. Penjumlahan Hasil Pengukuran

Perhatikan contoh berikut:
Contoh:
Diketahui dua potong pipa dengan panjang masing-masing 3,2 cm dan 1,6 cm. jika kedua pipa tersebut disambungkan, tentukan panjang maksimum dan minimum sambungan pipa yang terjadi

Jawab :
Panjang pipa 1 : terletak pada jangkauan (3,2 + 0,05) cm, yaitu 3,25 cm dan 3,15 cm
Panjang pipa 2 : terletak pada jangkauan (1,6 + 0,05) cm, yaitu 1,65 cm dan 1,55 cm
Sehingga panjang maksimum = (3,25 + 1,65) cm = 4,9 cm dan
panjang minimum = (3,15 + 1,55) cm = 4,7 cm
Panjang sambungan terletak pada batas-batas 4,7 cm dan 4,9 cm atau ditulis dengan (4,8 + 1). Sehingga salah mutlak dari panjang sambungan dua pengukuran tersebut adalah 0,1.

D. Pengurangan Hasil Pengukuran
Perhatikan contoh berikut:
Contoh:
Berapakah selisih antara hasil-hasil pengukuran 5 cm dan 3 cm? (masing-masing bulatkan ke cm terdekat).

Jawab :
5 cm terletak dalam jangkauan (5 + 0,5) cm, yaitu 5,5 cm dan 4,5 cm.
3 cm terletak dalam jangkauan (3 + 0,5) cm, yaitu 3,5 cm dan 2,5 cm.
Selisih maksimum = (5,5 – 2,5) cm = 3 cm
Selisih Minimum = (4,5 – 3,5) cm = 1 cm
Hasil selisih terletak pada batas-batas 3 cm dan 1 cm atau (2 + 1).cm
Sehingga salah mutlak dari hasil selisih pengukuran tersebut adalah 1 cm.

E. Perkalian Pengukuran
Hasil perkalian maksimum dua pengukuran adalah sebagai berikut :
Hasil kali maksimum = ukuran maksimum x ukuran maksimum
Hasil kali minimum = ukuran minimum x ukuran minimum

Contoh :
Berapakah batas-batas luas persegi panjang dengan panjang 4,1 cm dan lebar 2,9 cm?

Jawab :
4,1 cm terletak dalam jangkauan (4,1 + 0,05) cm, yaitu 4,15 cm dan 4,05 cm.
2,9 cm terletak dalam jangkauan (2,9 + 0,5) cm, yaitu 2,95 cm dan 2,85 cm.
Sehingga:
Luas maksimum = (4,15)(2,95) cm2 = 12,2425 cm2 dan
Luas minimum = (4,05)(2,85) cm2 = 11,5425 cm2

Minggu, 16 Oktober 2011

Makam Hitler Di Indonesia

   

Setelah lama cari-cari makam dr.Poch yang di duga adalah Hitler, akhirnya ketemu juga lokasi makamnya. Bagi yang berniat untuk meneruskan penelitian tentang betul tidaknya hitler meninggal di indonesia anda bisa memulai penelitian dengan mengunjungi makam dr. poch di TPU ngagel Utara , Surabaya. Banyak juga dari penduduk sekitar yang mengetahui dr.poch semasa hidupnya. Bahkan ada saksi mata yang mengatakan kalau dr. poch adalah tentara Nazi karena semasa hidupnya selalu bercerita membangga-banggakan kehebatan nazi. nomor makamnya saya lupa catat tapi makamnya mudah di temukan karena nisan makam dr.poch ini berbeda dengan yang lain.

Mantan penguasa Jerman, Adolf Hilter dikabarkan meninggal di Surabaya. Sebuah makam bertuliskan dr GA Poch di TPU Ngagel, Surabaya jadi pintu masuk untuk menguak kebenaran misteri ini.


Suhartoko dosen Sejarah Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menyikapi lunak informasi tersebut. "Benar atau tidak, itu sebuah sejarah besar, kita harus merasa tertantang untuk menelusurinya," kata Suhartoko

Diterangkan dia, Jerman pernah menjadi pusat perhatian dunia. Jerman adalah negara kuat, yang tengah mengembangkan nuklir di jamannya.

Itulah yang membuat posisi Jerman diperhitungkan oleh banyak negara.

"Di kepemimpinan Adolf Hitler, Jerman tengah menyiapkan pengerjaan reaktor senjata nuklir di Afrika Barat. Diberi nama Guns of Navarone. Jika itu terwujud, Jerman menjadi negara superpower tidak ada yang menandingi," lanjut dosen sejarah itu.

"Saat negara itu hancur, Amerika Serikat dan Uni Soviet saling berebut apa saja yang dimiliki Jerman. Termasuk tokoh-tokoh dan ilmuwan NAZI,"  terang lulusan S2 UGM ini.

"Saat terjadi kerusuhan besar-besaran, banyak orang pintar atau ilmuwan Jerman yang hilang. Ada yang menyebut mati dibunuh ada juga yang mengatakan diculik dan dibawa ke negara lain. Banyak juga yang hingga saat ini belum diketahui rimbanya," lanjut dia.

Terkait sejumlah spekulasi yang muncul terkait kematian Hitler, Suhartoko mengatakan bisa jadi pascakerusuhan, Adolf Hitler menghilang.

Dosen itu menyebut, sebagai pucuk pimpinan itu hal wajar, NAZI pasti berusaha melindungi dan menyelamatkan pimpinannnya. Kalau tidak, ia juga akan menjadi korban target "perburuan" orang pintar asal Jerman.

"Nah, yang dihubungkan dengan pelariannya ke Indonesia inilah yang perlu dikaji dengan cermat.
Apalagi, sekarang muncul dugaan makam dr GA Poch di TPU Ngagel adalah Hitler. Ini menarik, karena Indonesia khususnya Surabaya akan kembali tercatat sebagai perjalanan panjang sejarah dunia. Ini tugas Anda menelusurinya," kata Suhartoko.

Ditanya kemungkinan ada pelarian tentara NAZI ke Indonesia, menurutnya itu sangat mungkin. Sebab, kala itu Indonesia masih 'dikuasai' Belanda. Dikatakan, bisa jadi dengan menyaru sebagai tenaga medis, Hitler ataupun orang NAZI lainnya masuk ke Indonesia.
Mereka lalu melakukan tugas kemanusiaan di Pulau Sumbawa Besar. "Itu mungkin saja lho terjadi," katanya.

Terlepas, dia [dr Poch] Hitler atau bukan, melakukan kegiatan pengobatan di daerah terpencil, adalah peluang untuk menghilangkan jejak. "Ini menarik," lanjutnya.
Soal hijrahnya Poch ke Surabaya dan lalu dirawat di RS Karang Menjangan, Suhartoko memberikan beberapa kemungkinan.
Pertama, mungkin saja, Poch sengaja menyembunyikan identitas. Mengaku sebagai sebagai tenaga medis PMI Internasional, hingga dirawat di Karang Menjangan.
"Itu sangat mungkin, sebab sesama petugas kemanusiaan atau (PMI) Internasional Karang Menjangan -yang saat itu dikuasai asing- pasti menerima dan memberikan layanan," kata dia.
Kemungkinan kedua, Poch dirawat sebagai tentara. Di Surabaya dulu, tentara berpangkat tinggi dirawat di RS Simpang dan RS Darmo. Sementara, Karang Menjagan menjadi rujukan pasien umum, dan juga tentara.
Atau, kemungkinan ketiga, Poch juga ikut bekerja di RS Karang Menjangan sebagai dokter.
Sayangnya, RS Simpang yang diduga menyimpan dokumen sejarah berubah menjadi pertokoan. Arsip atau dokumen itu tidak diketahui rimbanya.

"Saya yakin, semua dokumen saat itu ada di RS Simpang yang kini sudah hilang," ujar dia.


Ini Makam Yang Diyakini Kuburan Adlof Hitler



Kebenaran berita ini sebetulnya akan di teliti lebih jauh oleh banyak kaum intelektual di indonesia. Tapi berhubung minimnya dana akhirnya penelitiannya banyak yang berhenti di tengah jalan. Bahkan dunia pun belum sempat mengetahui kalau negara Indonesia juga punya cerita versi tersendiri tentang meninggalnya hitler.

Gambar Di Truck-truck Indonesia









Atlantis Atau Indonesia ?

 PETA ATLATIS YANG DISEBUT INDONESIA

Plato (427 – 347 SM) menyatakan bahwa puluhan ribu tahun lalu terjadi
berbagai letusan gunung berapi secara serentak, menimbulkan gempa,
pencairan es, dan banjir. Peristiwa itu mengakibatkan sebagian
permukaan bumi tenggelam. Bagian itulah yang disebutnya benua yang
hilang atau Atlantis.Penelitian mutakhir yang dilakukan oleh Aryso Santos, menegaskan bahwa Atlantis itu adalah wilayah yang sekarang disebut Indonesia. Setelah melakukan penelitian selama 30 tahun, ia menghasilkan buku Atlantis, The Lost Continent Finally Found, The Definitifve Localization of Plato‘s Lost Civilization (2005).

Santos menampilkan 33 perbandingan, seperti luas wilayah, cuaca, kekayaan alam, gunung berapi, dan cara bertani, yang akhirnya menyimpulkan bahwa Atlantis itu adalah Indonesia. Sistem terasisasi sawah yang khas Indonesia, menurutnya, ialah bentuk yang diadopsi oleh Candi Borobudur, Piramida di Mesir, dan bangunan kuno Aztec di Meksiko.


INDONESIA
Bukan kebetulan ketika Indonesia pada tahun 1958, atas gagasan Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja melalui UU no. 4 Perpu tahun 1960, mencetuskan Deklarasi Djoeanda. Isinya menyatakan bahwa negara Indonesia dengan perairan pedalamannya merupakan kesatuan wilayah Nusantara. Fakta itu kemudian diakui oleh Konvensi Hukum Laut Internasional 1982. Merujuk penelitian Santos, pada masa puluhan ribu tahun yang lalu wilayah negara Indonesia merupakan suatu benua yang menyatu. Tidak terpecah-pecah dalam puluhan ribu pulau seperti halnya sekarang.

Santos menetapkan bahwa pada masa lalu itu Atlantis merupakan benua yang membentang dari bagian selatan India, Sri Lanka, Sumatra, Jawa, Kalimantan, terus ke arah timur dengan Indonesia (yang sekarang) sebagai pusatnya. Di wilayah itu terdapat puluhan gunung berapi yang aktif dan dikelilingi oleh samudera yang menyatu bernama Orientale, terdiri dari Samudera Hindia dan Samudera Pasifik.
Teori Plato menerangkan bahwa Atlantis merupakan benua yang hilang akibat letusan gunung berapi yang secara bersamaan meletus. Pada masa itu sebagian besar bagian dunia masih diliput oleh lapisan-lapisan es (era Pleistocene) . Dengan meletusnya berpuluh-puluh gunung berapi secara bersamaan yang sebagian besar terletak di wilayah Indonesia (dulu) itu, maka tenggelamlah sebagian benua dan diliput oleh air asal dari es yang mencair. Di antaranya letusan gunung Meru di India Selatan dan gunung Semeru/Sumeru/ Mahameru di Jawa Timur. Lalu letusan gunung berapi di Sumatera yang membentuk Danau Toba dengan pulau Somasir, yang merupakan puncak gunung yang meletus pada saaitu. Letusan yang paling dahsyat di kemudian hari adalah gunung Krakatau (Krakatoa) yang memecah bagian Sumatera dan Jawa dan lain-lainnya serta membentuk selat dataran Sunda.
Atlantis berasal dari bahasa Sanskrit Atala, yang berarti surga atau menara peninjauan (watch tower), Atalaia (Potugis), Atalaya (Spanyol). Plato menegaskan bahwa wilayah Atlantis pada saat itu merupakan pusat dari peradaban dunia dalam bentuk budaya, kekayaan alam, ilmu/teknologi, dan lain-lainnya. Plato menetapkan bahwa letak Atlantis itu di Samudera Atlantik sekarang. Pada masanya, ia bersikukuh bahwa bumi ini datar dan dikelilingi oleh satu samudera (ocean) secara menyeluruh.
Ocean berasal dari kata Sanskrit ashayana yang berarti mengelilingi secara menyeluruh. Pendapat itu kemudian ditentang oleh ahli-ahli di kemudian hari seperti Copernicus, Galilei-Galileo, Einstein, dan Stephen Hawking.
Santos berbeda dengan Plato mengenai lokasi Atlantis. Ilmuwan Brazil itu berargumentasi, bahwa pada saat terjadinya letusan berbagai gunung berapi itu, menyebabkan lapisan es mencair dan mengalir ke samudera sehingga luasnya bertambah. Air dan lumpur berasal dari abu gunung berapi tersebut membebani samudera dan dasarnya, mengakibatkan tekanan luar biasa kepada kulit bumi di dasar samudera, terutama pada pantaibenua. Tekanan ini mengakibatkan gempa. Gempa ini diperkuat lagi oleh gunung-gunung yang meletus kemudian secara beruntun dan menimbulkan gelombang tsunami yang dahsyat. Santos menamakannya Heinrich Events.

Dalam usaha mengemukakan pendapat mendasarkan kepada sejarah dunia, tampak Plato telah melakukan dua kekhilafan, pertama mengenai bentuk/posisi bumi yang katanya datar. Kedua, mengenai letak benua Atlantis yang katanya berada di Samudera Atlantik yang ditentang oleh Santos. Penelitian militer Amerika Serikat di wilayah Atlantik terbukti tidak berhasil menemukan bekas-bekas benua yang hilang itu. Oleh karena itu tidaklah semena-mena ada peribahasa yang berkata, ”Amicus Plato, sed magis amica veritas.” Artinya,”Saya senang kepada Plato tetapi saya lebih senang kepada kebenaran.”
Namun, ada beberapa keadaan masa kini yang antara Plato dan Santos sependapat. Yakni pertama, bahwa lokasi benua yang tenggelam itu adalah Atlantis dan oleh Santos dipastikan sebagai wilayah Republik Indonesia. Kedua, jumlah atau panjangnya mata rantai gunung berapi di Indonesia. Di antaranya ialah Kerinci, Talang, Krakatoa, Malabar, Galunggung, Pangrango, Merapi, Merbabu, Semeru, Bromo, Agung, Rinjani. Sebagian dari gunung itu telah atau sedang aktif kembali.
Ketiga, soal semburan lumpur akibat letusan gunung berapi yang abunya tercampur air laut menjadi lumpur. Endapan lumpur di laut ini kemudian meresap ke dalam tanah di daratan. Lumpur panas ini tercampur dengan gas-gas alam yang merupakan impossible barrier of mud (hambatan lumpur yang tidak bisa dilalui), atau in navigable (tidak dapat dilalui), tidak bisa ditembus atau dimasuki. Dalam kasus di Sidoarjo, pernah dilakukan remote sensing, penginderaan jauh, yang menunjukkan adanya sistim kanalisasi di wilayah tersebut. Ada kemungkinan kanalisasi itu bekas penyaluran semburan lumpur panas dari masa yang lampau.
Bahwa Indonesia adalah wilayah yang dianggap sebagai ahli waris Atlantis, tentu harus membuat kita bersyukur. Membuat kita tidak rendah diri di dalam pergaulan internasional, sebab Atlantis pada masanya ialah pusat peradaban dunia. Namun sebagai wilayah yang rawan bencana, sebagaimana telah dialami oleh Atlantis itu, sudah saatnya kita belajar dari sejarah dan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan mutakhir untuk dapat  mengatasinya. ***
Penulis, Direktur Kehormatan International Institute of Space Law
(IISL), Paris-Pranc
is

Benua Atlantis & Peradaban Awal Umat Manusia
Ada di Indonesia ?

Para peneliti AS menyatakan bahwa Atlantis is Indonesia. Hingga kini cerita tentang benua yang hilang ‘Atlantis’ masih terselimuti kabut misteri. Sebagian orang menganggap Atlantis cuma dongeng belaka, meski tak kurang 5.000 buku soal Atlantis telah ditulis oleh para pakar

Bagi para arkeolog atau oceanografer moderen, Atlantis tetap merupakan obyek menarik terutama soal teka-teki dimana sebetulnya lokasi sang benua. Banyak ilmuwan menyebut benua Atlantis terletak di Samudera Atlantik.
Sebagian arkeolog Amerika Serikat (AS) bahkan meyakini benua Atlantis dulunya adalah sebuah pulau besar bernama Sunda Land, suatu wilayah yang kini ditempati Sumatra, Jawa dan Kalimantan. Sekitar 11.600 tahun silam, benua itu tenggelam diterjang banjir besar seiring berakhirnya zaman es.

”Para peneliti AS ini menyatakan bahwa Atlantis is Indonesia,” kata Ketua Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Prof Umar Anggara Jenny, Jumat (17/6), di sela-sela rencana gelaran ‘International Symposium on The Dispersal of Austronesian and the Ethnogeneses of the People in Indonesia Archipelago, 28-30 Juni 2005.
Kata Umar, dalam dua dekade terakhir memang diperoleh banyak temuan penting soal penyebaran dan asal usul manusia. Salah satu temuan penting ini adalah hipotesa adanya sebuah pulau besar sekali di Laut Cina Selatan yang tenggelam setelah zaman es.
Hipotesa itu, kata Umar, berdasarkan pada kajian ilmiah seiring makin mutakhirnya pengetahuan tentang arkeologimolekuler. Tema ini, lanjutnya, bahkan akan menjadi salah satu hal yang diangkat dalam simposium internasional di Solo, 28-30 Juni.
Menurut Umar, salah satu pulau penting yang tersisa dari benua Atlantis — jika memang benar — adalah Pulau Natuna, Riau. Berdasarkan kajian biomolekuler, penduduk asli Natuna diketahui memiliki gen yang mirip dengan bangsa Austronesia tertua.
Bangsa Austronesia diyakini memiliki tingkat kebudayaan tinggi, seperti bayangan tentang bangsa Atlantis yang disebut-sebut dalam mitos Plato. Ketika zaman es berakhir, yang ditandai tenggelamnya ‘benua Atlantis’, bangsa Austronesia menyebar ke berbagai penjuru.
Mereka lalu menciptakan keragaman budaya dan bahasa pada masyarakat lokal yang disinggahinya dalam tempo cepat yakni pada 3.500 sampai 5.000 tahun lampau. Kini rumpun Austronesia menempati separuh muka bumi.
Ketua Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia (IAAI), Harry Truman Simanjuntak, mengakui memang ada pendapat dari sebagian pakar yang menyatakan bahwa benua Atlantis terletak di Indonesia. Namun hal itu masih debatable.
Yang jelas, terang Harry, memang benar ada sebuah daratan besar yang dahulu kala bernama Sunda Land. Luas daratan itu kira-kira dua kali negara India. ”Benar, daratan itu hilang. Dan kini tinggal Sumatra, Jawa atau Kalimantan,” terang Harry. Menurut dia, sah-sah saja para ilmuwan mengatakan bahwa wilayah yang tenggelam itu adalah benua Atlantis yang hilang, meski itu masih menjadi perdebatan.
Dominasi Austronesia Menurut Umar Anggara Jenny, Austronesia sebagai rumpun bahasa merupakan sebuah fenomena besar dalam sejarah manusia. Rumpun ini memiliki sebaran yang paling luas, mencakup lebih dari 1.200 bahasa yang tersebar dari Madagaskar di barat hingga Pulau Paskah di Timur. Bahasa tersebut kini dituturkan oleh lebih dari 300 juta orang.
”Pertanyaannya dari mana asal-usul mereka? Mengapa sebarannya begitu meluas dan cepat yakni dalam 3500-5000 tahun yang lalu. Bagaimana cara adaptasinya sehingga memiliki keragaman budaya yang tinggi,” tutur Umar.

Salah satu teori, menurut Harry Truman, mengatakan penutur bahasa Austronesia berasal dari Sunda Land yang tenggelam di akhir zaman es. Populasi yang sudah maju, proto-Austronesia, menyebar hingga ke Asia daratan hingga ke Mesopotamia, mempengaruhi penduduk lokal dan mengembangkan peradaban. ”Tapi ini masih diperdebatan


Namun Beberapa Saat Lalu Atlantis Yang Hilang Tertangkap Oleh Google Maps 


Berada di  620 mil di bagian barat laut pantai Afrika dekat Kepulauan Canary di lantai Samudera Atlantik. berbentuk Segi empat yang sempurna – sekitar ukuran negara Wales – dengan letak koordinta 31 15’15 ,53 N 24 15’30 ,53 w silakan cari deh.. Atlantis adalah salah satu situs  pulau yang legendaris, yang digambarkan oleh filsuf Yunani kuno Plato. KOta yang terletak di dasar  laut tersebut diperkirakan tenggelam sekitar 9000 SM
Google Ocean, sebuah perpanjangan dari Google Earth, yang memungkinkan pengguna untuk mencari hampir ribuan gambar-gambar di bawah laut.
Diluncurkan awal bulan ini, memungkinkan pengguna berenang di bawah gunung berapi, menonton video tentang kehidupan laut yang eksotis,  kontribusi foto dan menonton ekspedisi sejarah laut .
Legenda Atlantis yang menjadi misteri dunia selama berabad-abad. Dalam beberapa tahun terakhir “bukti” dari kehilangan benua tersebut ditemukan di bagian pantai selatan di Indonesia dan Spanyol.
Plato menggambarkannya sebagai sebuah pulau “yang lebih besar dari Libya dan Asia mengumpulkan” di depan Pilar Hercules – the Straits of Gibraltar. Katanya Atlantis merupakan kekayaan tanah menakjubkan, peradaban maju dan keindahan alam gempa bumi dan dihancurkan oleh banjir 9000 tahun sebelumnya. Mungkinkah terendam banjir besar Nabi Nuh .a.s ?
Wallahualam Bishawab

Sabtu, 08 Oktober 2011

Primata-primata Terkenal Di Seluruh Dunia

1. King Kong 
Sosok gorilla yang sudah melegenda ini sudah dikenal oleh publik sejak masih film hitam putih, King Kong, yang dibintangi oleh Fay Wray, yang dirilis tahun 1933. Sejak itu, kisah tragedi romansa antara king Kong dengan seorang wanita telah menjadi terkenal hingga dibuat remakenya tahun 2005, yang disutradarai oleh Peter Jackson. Sampai saat ini sudah ada 7 film mengenai King kong yang pernah dibuat.

2. Donkey Kong 
Donkey Kong pertama kali muncul pada tahun 1981 bersama Mario dalam video game Nintendo. kreatornya bernama Shigeru Miyamoto, dan pengisi suaranya adalah seorang komedian bernama Souply Sales. Permainan game ini adalah, harus melompati ke atas melewati Donkey Kong untuk menyelamatkan Pauline.

3. Mighty Joe Young
Film Disney tahun 1998, Joe dibesarkan oleh seorang wanita bernama Jill (diperankan oleh Charlize Theron), dan membawanya ke Amerika. Seorang penjahat, yang juga bertanggung jawab atas kematian ibu Joe dan ibu Jill, mengancam hidup Joe. Ending film ini begitu heroik saat Joe menyelamatkan seorang anak ketika jatuh dari komedi putar, namun skenario film itu dianggap merupakan sesuatu yang buruk oleh para kritikus.

4. Bear (BJ & The Bear)
Greg Evigan membintang serial TV yang berperan sebagai supir truk bersama teman spesialnya, Bear, seekor simpanse. Nama asli Bear adalah Sam. Bear begitu protektif terhadap Greg selama pertunjukan film, dia akan menggigit siapa saja aktor yang ingin menyerang Greg.

5. Clyde 
Orangutan ini muncul dalam film populer Clint Eastwood, Every Which Way But Loose. Karakter Clint Eastwood, Phil Beddoe, memenangkan orangutan ini dalam sebuah taruhan. Sayangnya, hewan ini mati beberapa waktu setelah sequel film ini dirilis. 

6. Curious George

Monyet ini terkenal karena sifat alami keingintahuannya. Curious George dibawa dari Afrika oleh seorang pria bertopi kuning untuk tinggal di kota besar. Dia telah menjadi karakter kartun yang dicintai oleh anak-anak di dunia sejak tahun 1941.

7. Koko

Gorilla terkenal ini lahir pada 4 july 1971 di San Fransisco. Koko adalah seekor gorilla betina yang menguasai lebih dari 2000 kata dalam bahasa signal Amerika yang membuatnya bisa berkomunikasi dengan manusia. Tapi ada beberapa orang yang menganggap bahwa Koko membuat signal tanpa mengerti arti sebenarnya.
8. Albert, The First Monkey In Space

Monyet ini dikirim ke angkasa pada 11 Juni 1948 dengan roket. Albert adalah monyet yang pertama yang dikirim ke luar angkasa untuk menguji keamanan luar angkasa bagi manusia. 

9. Grape Ape

Karakter kartun klasik ini diciptakan oleh Hanna-Barbera tahun 1975. Great Ape dikenal atas warnanya yang ungu dan sweater-nya yang hijau. Dia juga terkenal atas kata-katanya yang sering diucapkan ketika karakter lain berbicara dengannya, “Grape Ape, Grape Ape!”. Dia memiliki seorang teman, Beegle Beegle, yang selalu menemaninya berpetualang.

10. Bubbles The Chimp

Bubbles The Chimp menikmati hidupnya yang menyenangkan di Neverland Ranch, yang dikelilingi oleh taman yang indah yang dibangun oleh tuannya, Michael Jackson. Bubbles selalu melakukan tugasnya, yaitu membersihkan debu dan membersihkan jendela. Namun seiring berjalannya waktu, ia mulai merasa tinggal di lingkungan aneh dan berbeda, Bubble menjadi terganggu dan suka menggigit beberapa pengunjung di Neverland Ranch. Oleh karena itu, dia dikeluarkan dari kediaman Michael Jackson karena kelakuannya itu.